Festival Kuasa Allah 11
6-7 Februari 2009, Taipei Arena, Taiwan
Doa membuat yang buta melihat, yang tuli mendengar, dan yang lumpuh berjalan.

Pada tanggal 6 dan 7 Februari, tiga kali acara Festival Kuasa Allah (FKA) di daerah Taipei telah menarik lebih dari 15.000 orang untuk hadir. Panitia telah melatih lebih dari 1.000 orang yang secara sukarela menjadi pendoa kesembuhan jauh sebelum acara ini berlangsung. Setelah mereka menumpangkan tangan dan berdoa untuk lebih dari 4.000 orang yang cacat fisik dan cacat mental, mereka yang sebelumnya tuli, buta dan bahkan lumpuh, semuanya maju ke panggung dan bersaksi bahwa Yesus telah menyembuhkannya. Dan setelah didoakan, beberapa orang dengan sendi yang sobek (Ligament Tear), penyakit Ankylosing Spondylitis (AS), efek samping pasca kecelakaan, dan penyakit lainnya mulai dapat berjalan, berdiri, berjongkok dan membungkuk. Pembicaranya, Ps. Philip Mantofa mengatakan kepada orang-orang bahwa "satu-satunya cara untuk dapat disembuhkan adalah dengan percaya kepada Yesus Kristus".

Tahun lalu sembuh, Tahun ini mendoakan orang lain. Sdri. Lee-Mei Kuo berdoa untuk orang sakit dan mujizat terjadi sebelum FKA dimulai.

Sebelum FKA dimulai, tiga orang telah disembuhkan! Ibu Chi-Mai Chang, usia 72 tahun, tidak dapat melihat dengan mata kanannya, dan setelah didoakan dia dapat melihat dalam jarak 20 cm. Sdri. Chia-Chi Tsai, usia 24 tahun, mempunyai cedera tulang belakang dan Bapak Bin Lee, 87 tahun, mempunyai cedera di lutut kirinya dan arrhythmia. Keduanya, baik Sdri. Tsai maupun Bapak Lee setelah ditumpangi tangan dan didoakan menjadi sembuh. Tuhan dapat menyembuhkan melalui mereka yang bersedia dipakai oleh-Nya.

Sukarelawan yang mendoakan Bapak Bin Lee adalah Sdri. Lee-Mei Kuo dari Gereja Kristen Jalan Reian. Dia hadir di FKA 9 tahun lalu dan telinga kanannya telah disembuhkan. Tahun ini dia bergabung dengan Tim Pendoa yang rela melayani sesama. Selain itu, tahun ini dia juga membawa lebih dari sepuluh orang termasuk ibunya, kakak laki-lakinya dan tetangganya ke acara ini. Dia menjadi orang Kristen kurang dari tiga tahun. Ketika dia menumpangkan tangannya dan berdoa untuk orang sakit, banyak dari mereka yang disembuhkan dari cacat, di antaranya ada Bapak Bin Lee dan dua orang lainnya yang bersaksi di atas panggung. Mereka menderita kelumpuhan di sisi kiri, kehilangan pendengaran, sakit di lutut dan Arrhythmia.

Sdri. Kuo berkata, ketika dia berdoa untuk seorang wanita yang kakinya tidak sama panjang, dia mengikuti petunjuk dari Roh Kudus, ia mengundang anak laki-laki dari wanita tersebut untuk menyaksikan keajaiban Tuhan. Bila ibunya disembuhkan, anak tersebut harus percaya kepada Tuhan Yesus. Dengan nada meragukan, anak lelaki tersebut berkata, "Bagaimana mungkin?" Tetapi ketika kaki ibunya tumbuh di depan matanya, dia tidak dapat berhenti menangis dan memeluk erat Sdri. Kuo. Dia segera berlutut dan mengumumkan bahwa dia percaya kepada Tuhan.

Kesatuan hati gereja-gereja melayani secara supranatural, menciptakan "Generasi Yesus" untuk kebangunan rohani Taiwan

Ps. Ewen Chow dari Gereja Kristen Bread of Life Taipei, yang bertindak sebagai tuan rumah FKA berkata bahwa Tuhan ingin agar dia mengadakan FKA di Taipei Arena dan membuat lebih banyak orang datang kepada Yesus dan mengalami mujizat. Tetapi ketika ia melihat penawaran harga dari Taipei Arena, Ps. Ewen merasa tidak yakin apakah dirinya "kekanak-kanakan atau berani yang gila?" "Mahal sekali, pantas saja tidak ada gereja yang berani memakai Taipei Arena." Beberapa orang bertanya kepadanya, "Mengapa menempatkan diri pada posisi yang penuh dengan tekanan berat?" Tetapi Tuhan berkata kepadanya, "Anakku, kamu tidak melakukan ini untuk dirimu sendiri, tetapi engkau melakukannya untuk generasi berikutnya. Mengapa tidak kamu lihat bahwa kamu sedang menyiapkan sebuah negara yang mulia untuk generasi berikutnya?" Ps. Ewen Chow belum mempunyai anak, tetapi dia mempunyai seorang keponakan perempuan yang berusia satu tahun lebih. Dia melihat kepada keponakannya itu dan berpikir apakah yang dapat dia sumbangkan untuk generasi berikutnya? Tiba-tiba dia mengerti bahwa dia mau memberikan kepada keponakannya suatu "Generasi Yesus", supaya dia dapat hidup di negara yang makmur dan negara ini dapat dipakai lebih oleh Tuhan untuk keadilan, kebenaran dan kemakmuran.

Sebelum FKA berakhir, Ps. Ewen Chow mengumumkan bahwa FKA tahun depan akan diadakan di tempat yang sama. Dan jika tahun ini melatih 1.000 orang sukarelawan, maka tahun depan akan melatih 3.000 sukarelawan. Dia berharap dapat membawa kegerakan hidup baru di Taiwan dan semua gereja di Taiwan bergabung dalam kegerakan kebangunan Tuhan dan membangun mimpi bersama Tuhan. Berawal dari anak-anak muda generasi ini, dia berharap mereka menjadi generasi yang tidak egois dan Taiwan akan mengalami kasih Tuhan dan kesembuhan.